ABAMA (Anak Baca PRISMA)

Program pengembangan belajar membaca yang aplikatif, inovatif, dan menyenangkan untuk anak usia dini.

ABAMA
ABAMA 3D
ABAMA
Profil Singkat

Tentang ABAMA

ABAMA, yang merupakan kepanjangan dari Anak Baca PRISMA sebagai pengembangan belajar membaca dari Lembaga PRISMA, yang sebelumnya sudah sukses dengan metode Kalkulator Tangan.

Membaca adalah “Jendela Dunia” yang berguna untuk membuka cakrawala pengetahuan dan wawasan yang berguna bagi masa depan anak. Pentingnya pendidikan membaca pada anak usia dini di era globalisasi yang tentunya harus dengan metode baca yang aplikatif, inovatif dan menyenangkan. ABAMA berdiri tanggal 17 Agustus 2021.

ABAMA digunakan sebagai landasan awal anak membangun kemampuan dasar membaca sejak dini. Usia dini merupakan periode emas, dimana perkembangan otak anak sangat baik untuk menyerap segala jenis informasi dari lingkungan sekitar.

Kami menyadari bahwa ritme dan kecepatan belajar setiap anak dalam membaca berbeda-beda, namun dengan adanya ABAMA ini semoga proses belajar menjadi lebih terarah, lebih mudah dan menyenangkan bagi anak, guru dan orang tua.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Tim Penulis yang telah bekerja keras demi terwujudnya buku ABAMA, yaitu:

  1. Veranika Rona Cahya, S.Pd.SD (Temanggung, Jawa Tengah)
  2. Totok Prasojo, S.Pd (Wonosobo, Jawa Tengah)
  3. Muthia Sari, A.Ma (Padang, Sumatera Barat)
Sejarah ABAMA

Sejarah

ABAMA kepanjangan dari Anak Baca PRISMA merupakan salah satu lembaga bimbingan belajar yang mengajarkan membaca dan menulis anak-anak usia TK dan SD. ABAMA adalah bimbingan belajar dari PRISMA yang didirikan oleh tiga pendiri ABAMA yaitu:

  1. Bapak Zaenal Ahmad, S.Ag selaku Direktur PRISMA
  2. Bapak Totok Prasojo, S.Pd selaku Wakil Direktur 1 ABAMA
  3. Bapak Arik, S.Pd.I selaku Wakil Direktur 2 ABAMA

Buku ABAMA juga di buat oleh 3 tim penulis, yaitu:

  1. Totok Prasojo, S.Pd (Wonosobo, Jawa Tengah)
  2. Muthia Sari, A.Ma (Padang, Sumatera Barat)
  3. Veranika R.C, S.Pd.SD (Temanggung, Jawa Tengah)

ABAMA berdiri sejak 17 Agustus 2021. Kantor pusat ABAMA terletak di Perum Argopeni Indah Gang Tulip No.25 Kalianget Wonosobo, Jawa Tengah. ABAMA didirikan karena banyaknya permintaan kebutuhan masyarakat yang ingin anak-anaknya yang berusia TK B dan SD bisa membaca dan menulis dengan lancar, apalagi di masa pandemi yang mengakibatkan banyak sekolah-sekolah formal tidak dapat melaksanakan belajar tatap muka di sekolah. Pembelajaran secara online dirasa kurang efektif memberikan pelayanan kepada anak-anak untuk bisa membaca dengan lancar tanpa bantuan dan bimbingan dari guru.

Oleh karena itu ABAMA didirikan dengan tujuan untuk membantu melengkapi kebutuhan belajar anak-anak selain belajar berhitung dengan menggunakan metode PRISMA Kalkulator Tangan. Anak-anak juga dibekali kemampuan membaca dan menulis melalui Baca Cerdas ABAMA agar lebih siap dalam menghadapi pelajaran di jenjang selanjutnya. Serta membantu anak mengembangkan potensi yang dimiliki juga turut ikut mencerdaskan anak bangsa.

ABAMA

Motto ABAMA

CERDAS, MUDAH, MENYENANGKAN

CERDAS

  • Salah satu metode dengan Tangan Cerdas
  • Kognitif: Keseimbangan otak kanan dan kiri
  • Afektif: Melatih kesabaran
  • Motorik: Koordinasi anggota tubuh
  • Linguistik: Mengembangkan kecerdasan bahasa melalui olah kata
  • Guru bebas mengembangkan metode pembelajaran sendiri

MUDAH

  • Memberi kemudahan kepada siswa dalam belajar (Materi dan permainan sudah ada di buku)
  • Memudahkan guru karena bahan ajar sudah tersedia

MENYENANGKAN

Kegiatan belajar dilakukan dengan menyenangkan

ABAMA Logo
Visi & Misi

Visi ABAMA

Mencerdaskan anak bangsa melalui baca

ABAMA ikut mencerdaskan anak-anak bangsa, mendorong generasi yang aktif, disiplin dan memiliki kreatifitas tinggi tanpa melupakan unsur berbudi pekerti yang luhur.

Misi ABAMA

  1. Mengantarkan peserta didik bimbingan belajar untuk mampu membaca dan menulis sesuai dengan kemampuan serta berakhlaq baik dan berprestasi.
  2. Membina dan mengembangkan jaringan ABAMA di seluruh Indonesia.
  3. Mewujudkan tenaga pengajar yang profesional, beriman, bertaqwa serta bertanggungjawab.
  4. Menjadikan insan yang cerdas, berbudi luhur dan berwawasan luas